Food Fact
[FOOD FACT] Kandungan Betakaroten pada Buah Naga Merah dan Buah Naga Putih
March 24, 2017
0

Hallo Foodfghters!!
Kali ini kita akan membahas salah satu Fakta tentang “Kandungan Betakaroten pada buah naga merah dan buah naga putih”.

Tahukah kamu berapa banyak Kandungan Betakaroten pada buah nagamerah? lalu bagaimana dengan buah naga putih ? Penasarankan?
Yuk simak berikut penjelasannya

Buah naga merah merupakan salah satu buah yang memiliki banyak manfaat untuk membantu mengatasi dan membantu menyembuhkan berbagai penyakit. Mulai dari batang buah naga, daging buah naga, sampai dengan kulit buahnaga juga memiliki banyak kandungan vitamin dan zat yang sangat bermanfaat.

lalu apa itu Betakaroten? Betakaroten adalah pigmen bewarna kuning yang larut dalam lipid, lipid bersifat mudah teroksidasi. Teroksidasinya lipid tersebut ditandai dengan bau tengik yang dihasilkannya (Ketaren, 2008).

berdasarkan hasil pengujian didapatkan hasil bahwa kadar betakaroten yang diperoleh dari ekstrak buah naga merah adalah 0,9995 mg/100 g dan ekstrak buah naga putih adalah 0,3628 mg/100 g. Kadar betakaroten pada buah nagamerah diperoleh 0,9995 mg/100 g sedangkan menurut literatur kadar betakaroten pada buah naga merah 0,005-0,012 mg/100 g (Peter, 2008).

Bagaimana dengan kadarnya ?
Kadar betakaroten pada buah naga merah lebih tinggi dari buah naga putih, karena senyawa betakaroten merupakan pigmen yang bewarna kuning, orange, dan merah. Semakin merah warnanya, maka semakin banyak unsur betakarotennya (Farikha, et al., 2013). Dari data analisa statistik pada Tabel XII terlihat kadar rata-rata betakaroten pada buah naga merah lebih tinggi dari buah naga putih. Penetapan kadar betakaroten dengan nilai sig. 0,120 > (0,05) yang berarti bahwa H0 diterima atau variansi dari kandungan betakaroten adalah sama. Berdasarkan kolom sig.(2-tailed) pada uji t dengan nilai sig. 0,000< (0,05) yang berarti bahwa H0 ditolak atau perbedaan varietas mempengaruhi kadar rata-rata betakaroten dalam sampel buah naga.

mengapa bisa berbeda ya?
nah bisa berbeda disebabkan karena berbagai faktor, faktor yang pertama adalah pada tahap prosedur kerja,Faktor yang kedua yaitu adanya perbedaan sifat tanaman diberbagai geografis daerah, selain itu faktor lain yang mempengaruhi seperti cuaca, iklim, lahan pertanian, ketersediaan air, dan penyimpanan tanaman dapat mempengaruhi senyawa bioaktif (Nurul & Asmah, 2014).

Sekian Food Fact untuk kali ini, semoga yang kami bagikan dapat bermanfaat dan menjadi ilmu bagi foodfighters. Happy Monday

sumber:
http://semnasffua.com/2015/pdf